√Ciri-Ciri Kelinci Sakit

Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Ciri Kelinci Sakit, berikut penjelasannya:

Jika Anda benar-benar mencintai kelinci, Anda harus berhati-hati dalam merawatnya. Anda harus mengingat semua tindakan kelinci. Terkadang, ketika Anda merawat kelinci, Anda menemukan sesuatu yang aneh di alam. Terkadang ada perubahan karakter dan karakter kelinci, yang berbeda dari biasanya. Misalnya, kelinci tiba-tiba menjadi pucat dan lemah. Tentu saja, perubahan ini bisa menjadi pertanyaan besar. “Apakah kelinci itu sakit?” Atau “Apakah stres?” Untuk pemula, Anda perlu khawatir jika sesuatu terjadi padanya. Oleh karena itu, para pemula disarankan untuk menemukan banyak informasi terkait perawatan kelinci. Salah satunya adalah memahami karakteristik kelinci yang sakit. Di bawah ini adalah 11 gejala paling umum yang dimiliki kelinci tidak sehat atau sakit.


1. Perubahan Telinga

Salah satu fungsi telinga adalah menjaga suhu tubuh. Ketika kelinci sakit, posisi telinga sedikit tertekuk ke belakang dan berubah. Telinga yang dingin adalah tanda bahwa kandang kelinci itu lembab atau terlalu dingin. Ada juga tanda-tanda bahwa kelinci demam ketika telinga kelinci menjadi agak panas. Jika demam segera terpisah dari kelinci lain agar tidak menular. Karena demam adalah gejala penyakit yang sangat berbahaya.

Artikel Terkait:  √Jenis Anjing Untuk Dipelihara

2. Pengurangan Nafsu Makan Kelinci

Ketika mereka sakit, hampir semua makhluk memiliki nafsu makan yang berkurang. Hal yang sama berlaku untuk kelinci. Pada dasarnya, kelinci, termasuk hewan pengerat yang suka makanan ringan, terutama dalam kasus kecil. Tetapi suatu hari kelinci peliharaan tidak mau makan, atau jika Anda makan sedikit, Anda harus berhati-hati. Kelinci mungkin merasa tidak enak. Properti ini berlaku untuk semua jenis penyakit. Baik kembung, diare, atau lainnya.


3. Kelinci Banyak Minum

Ketika kelinci yang sakit tidak memiliki nafsu makan. Tetapi dia malah minum lebih banyak air. Ini sangat bertentangan dengan bentuk kehidupan lainnya. Secara umum, hewan yang banyak minum adalah sehat, tetapi sebenarnya sakit bagi kelinci. Tanyakan kepada dokter Anda tentang penyebabnya.


4. Kelinci Tidak Suka Makanan Favorit Mereka

Semahal apapun makanan yang disediakan saat  sakit, tetap kelinci tetap tidak mau makan. Kelinci yang sakit tidak makan apa pun, termasuk makanan favorit mereka. Misalnya, makanan favorit kelinci adalah rumput atau timotius, tetapi ketika diberikan, mereka tidak suka atau menghindarinya. Mungkin merasa tidak enak.


5. Kegiatan Kelinci Malas

Ketika manusia sakit, ia malas dan sulit. Kelinci, termasuk hewan yang gesit, berlari kemana-mana dan banyak bergerak. Ini lebih aktif daripada siang hari, terutama di malam hari. Namun, jika anda tiba-tiba menemukan kelinci di tempat yang tenang dan mojok, kelinci bisa sakit jika tidak aktif seperti biasa.


6. Perubahan Urine Kelinci

Bau urin pada kelinci sangat buruk sehingga banyak peternak atau pemilik malas malas merawat kelinci saat buang air kecil. Sangat penting untuk diperhatikan. Ini karena sakit ketika urin atau urin kelinci berubah menjadi keruh, warna kental.

Artikel Terkait:  √Alasan Tidak Boleh Mengganggu Kucing Tidur

7. Perubahan Bulu Kelinci

Secara umum, bulu kelinci tidak rontok. Jika dia sehat, tidak stres atau tidak takut, bulunya tidak akan rontok. Tidak seperti ketika bulu kelinci rontok dengan bulu keabu-abuan, itu perlu diselidiki lebih lanjut. Dia bisa saja sakit.


8. Mata Yang Lelah

Kecenderungan mata menjadi lelah dan kelinci menjadi pucat adalah salah satu fitur yang membuat kelinci sakit. Tanda awalnya adalah berkurangnya nafsu makan. Karena tidak ada nafsu makan, mata terlihat lelah, tidak berdaya dan pucat.


9. Perut Kelinci Buncit

Agak rumit untuk mengenali karakteristik kelinci yang sakit sambil memandangi perutnya. Karena perut kelinci yang bengkak, ada tiga penyebab kehamilan, cacingan, dan lemak, yang paling serius adalah kembung.


10. Perubahan Kotoran Kelinci

Kotoran pada kelinci yang terlalu basah mungkin merupakan tanda diare. Sebaliknya, jika terlalu kering, kelinci mungkin kekurangan dehidrasi nama panggilan. Kemudian ubah pola makan dan minuman kelinci. Sediakan porsi makanan dan minuman yang sesuai kelinci.


11. Mata dan Hidung Berair

Ketika kekebalan tubuh lemah, bakteri dengan mudah memasuki tubuh kelinci dan ditandai oleh mata dan hidung kelinci. Jika Anda melihatnya, segera bawa ke dokter hewan dan cari tahu apa yang menderita kelinci. mata dan hidung berair adalah gejala yang sangat serius. Maka jangan remehkan.


Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perternakan Dengan Materi  11 Ciri-ciri Kelinci Sakit

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat . Terima Kasih …!!!