√Cara Agar Bunga Asoka Cepat Berbunga

Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Bunga Asoka berikut penjelasannya.

Cara-Agar-Bunga-Asoka-Cepat-Berbunga

Bunga asoka atau soka tidak sedikit ditemukan di Indonesia. Tanaman asoka di Indonesia memiliki sejumlah nama laksana asogam, anganapriya, asok, ganda puspa, dan lainnya. Keindahan bunganya yang mempunyai warna gampang kelihatan menjadikan bunga ini lumayan dicintai oleh semua pecinta tumbuhan hias. Namun, bagaimanakah cara supaya bunga asoka cepat berbunga.

Kata asoka berasal dari Bahasa Sansekerta yakni shoka yang berarti kecil hati dan a yang berarti tidak. Jadi arti bunga asoka ialah bunga pembebas atau penawar kesedihan. Tanaman asoka berbunga pada ketika mendekati musim hujan. Bunga asoka dapat bertahan sampai 3 – 4 bulan. Bunga tumbuhan asoka lumayan dipupuk sepanjang 3 bulan. Bunganya tumbuh pada cabang – cabang besar. Bunganya tumbuh bergerombol serta berderet dengan benang sari yang mencuat terbit seperti kembang api.

Terdapat 2 jenis bunga asoka di Indonesia yakni Polyalthia Longifolia dan Polyalthia sp. Polyalthia Longifolia mempunyai ciri tumbuh tinggi tanpa ranting atau disebut pun glodokan tiang. Tanaman Sedangkan Polyalthia sp. memiliki ranting daun dan berdaun runcing.

Tanaman asoka mempunyai nama Latin Saraca indica. Secara jasmani bunga asoka mempunyai ciri-ciri sebagai berikut:

  1. Batangnya tegak dan pohonnya bulat berkayu.
  2. Sistem persimpangan simpodial berwaran putih krem.
  3. Daunnya tunggal, format tulang daunnya menyirip, dan daun berbentuk lonjong dengan pangkal meruncing.
  4. Bunga asoka lazimnya berwarna merah terang, merah muda, dan oranye.
  5. Bunganya majemuk dan berkelamin dua dengan kumpulan serupa corong.
  6. Alat kelamin jantannya (benang sari) berjumlah empat dengan unsur kepala sarinya melekat di mahkota.
  7. Akarnya tungga dan warnanya kecoklatan.
Artikel Terkait:  √Cara Budidaya Tanaman Porang

Orang Eropa menyebutnya dengan Flame of The Wood atau api dari hutan, sebab warna bunganya yang terang dan gampang kelihatan seperti api. Tanaman ini seringkali dijadikan tumbuhan untuk penghijauan ataupun tumbuhan hias di pekarangan. Di samping dijadikan tumbuhan hias di pekarangan, tumbuhan asoka pun termasuk tumbuhan herba yang memiliki tidak sedikit manfaat. Manfaat dari tumbuhan asoka diantaranya merupakan:

  1. Memperlancar peredaran darah
  2. Menyembuhkan disentri
  3. Menghentikan diare
  4. Menghentikan mencret
  5. Mencegah anemia
  6. Mengatasi wasir
  7. Mencegah peradangan
  8. Mengatasi kram pada betis
  9. Mengatasi desakan darah tinggi

Cara menempatkan bunga asoka tidaklah sulit, namun terkadang bunga asoka tidak inginkan berbunga atau tidak berbunga lebat. Ada sejumlah faktor yang mengakibatkan tanaman asoka tidak berbunga. Faktor – hal yang mengakibatkan tanaman bunga asoka tidak berbunga diantaranya merupakan:


1. Sinar matahari

Tanaman asoka ialah tanaman yang menyenangi sinar matahari. Apabila tanaman kelemahan cahaya sinar matahari, maka perkembangan bunga bakal terhambat.


2. Penggunaan pupuk

Pemberian pupuk bertujuan guna memenuhi keperluan hara tanaman. Namun, pemberian pupuk yang tidak berimbang bakal menghambat perkembangan bunga. Pemberian pupuk N yang terlampau berlebihan melulu akan memicu pertumbuhan daun saja.


3. Media tanam atau tanah

pH tanah juga dominan pada perkembangan bunga asoka. Tanah yang terlampau asam akan mengakibatkan daun tumbuhan asoka menderita klorosis (daun menguning). Tanaman tidak bakal berfotosintesis secara sempurna dan tidak inginkan berbunga.


4. Jenis tumbuhan asoka

Anda butuh memilih jenis tumbuhan asoka yang berbunga, sebab ada sejumlah jenis tumbuhan asoka yang tidak berbunga.

Cara supaya bunga asoka kita cepat berbunga dan terus berbunga diantaranya:

Artikel Terkait:  √Cara Membuat Pupuk dari Tulang Ikan yang Belum Banyak Diketahui

Tanaman asoka ialah jenis bunga yang sesuai ditanam di lokasi yang terpapar sinar matahari penuh, sampai-sampai letakkan tumbuhan asoka di lokasi yang terpapar sinar matahari secara penuh.

Anda butuh memilih embrio yang berbobot | berbobot | berkualitas tinggi, embrio tersebut bisa berasal dari tumbuhan yang berbobot tinggi dan batangnya telah benar-benar tua. Indukan terbaik ketika ini ialah bunga asoka hibrida dari Bangkok, Thailand.

  1. Gunakan media tanam terbaik yaitu gabungan tanah, pasir, dan pupuk.
  2. Kondisi media tanam dijaga supaya selalu lembab dengan menyiramnya secara tertata sampai kelembaban tanah menjangkau kapasitas lapang.
  3. Jangan hingga ada genangan di media tanam.
  4. Lakukan pemangkasan ranting dan daun ketika mengubah media tanam atau pangkas daunnya andai terlalu rimbun.
  5. Pemangkasan ranting menolong terbentuknya tunas – tunas baru dengan kenop bunga yang baru juga.
  6. Apabila Anda menempatkan di pot maka kerjakan penggantian media tanam secara teratur setiap setahun sekali.
  7. Apabila Anda menempatkan secara langsung di tanah, pastikan tumbuhan mendapatkan asupan nutrisi yang cukup.
  8. Pemupukan dengan pupuk kandang perlu dilaksanakan setiap sebulan sekali supaya tanah tetap gembur. Pupuk kandang terbaik berasal dari sapi atau kuda. Gunakanlah pupuk kandang yang benar-benar matang. Anda butuh mengetahui teknik membuat pupuk organik dari kotoran sapi dengan EM4 atau teknik membuat pupuk organik padat dari kotoran sapi.
  9. Apabila sudah menginjak masa berbunga, tambahkan pupuk yang dapat memicu pertumbuhan tunas – tunas bunga. Pupuk dengan kandungan bagian P dan K dapat dipakai untuk memicu pertumbuhan bunga.

Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perkebunan Dengan Materi 20 Cara Membuat Pupuk dari Kaldu Ikan Wajib Diketahui

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Perkebunan. Terima Kasih …!!!

Artikel Terkait:  √Cara Budidaya Lada

Baca Artikel Lainnya: