√Cara Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Terpal

Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Budidaya Ikan Mujair, berikut penjelasannya:

Cara-Budidaya-Ikan-Mujair-Di-Kolam-Terpal
Cara-Budidaya-Ikan-Mujair-Di-Kolam-Terpal

Budidaya ikan mujair adalah salah satu jenis usaha yang mempunyai prospek yang lumayan menjanjikan. Ikan mujair adalah salah satu jenis ikan tawar yang biasa di konsumsi. Pada tadinya ikan ini ditemukam oleh pak mujair di muara sungai serang wilayah blitar. Untuk memperingati penemunya maka dinamailah ikan itu dengan nama ikan mujair. Mujair yang mempunyai nama latin Oreochromis mossambicus mempunyai kandungan vitamin, mineral dan protein yang lumayan lengkap sampai-sampai ikan ini tidak sedikit digemari sebagai lauk santap favorit.

Ikan mujair pun adalah jenis ikan yang sangat gampang berdaptasi dengan lingkungan. Ikan jenis ini pun sangat cepat dalam berkembang biak. Dalam waktu sejumlah bulan saja populasi ikan mujair bisa berkembang dengan pesat. Habitat pribumi ikan ini berada pada muara sungai dangkal atau pun biasa dibudidayakan di dalam kolam. Namun, untuk menciptakan sebuah empang budidaya pasti membutuhkan ongkos dan cost yang tinggi laksana juga teknik budidaya udang tambak .

Oleh karna itu, dengan keterampilan adaptasi ikan mujair yang baik maka budidaya ikan mujair di empang terpal tidaklah sulit. Jika kamu mempunyai minat untuk mengawali usaha ini maka berikut bakal di uraikan 7 teknik budidaya ikan mujair di empang terpal paling gampang dan menguntungkan.


Cara Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Terpal

Berikut ini terdapat beberapa cara budidaya ikan mujair di kolam terpal, terdiri atas:


1. Pemilihan Indukan Ikan Mujair Berkualitas Baik

Dalam budidaya perikananan pemilihan indukan bakal menilai kualitas panen yang akan didapatkan sama seperti teknik budidaya ikan angelfish . Dalam memilih indukan pasti hal yang mesti diperhatikan ialah kualitas indukan.

Artikel Terkait:  √Makanan Ikan Guppy

Harus baik, sehat, besrnya seragam dengan mutu 100 g. Indukan ikan mujair tediri dari dua jenis yakni jantan dan betina. Perbedaan dua-duanya dapat disaksikan dari ciri fisiknya.

Berikut teknik membedakan indukan jantan dan betina.

Indukan Jantan

  • Memiliki 2 lubang pada unsur urogenetial.
  • Yakni unsur anus dan lubang sperma yang pun merangkap sebagai lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah merahan cerah dan jelas.
  • Bagian perut berwarna lebih gelap atau kehitam hitaman.

Indukan Betina

  • Memiliki 3 lubang pada unsur urogenetial.
  • Tendiri dari lubang anus, lubang guna mengeluaekan sel telur yang terpisah dari lubang urine.
  • Ujung sirip berwarna kemerah kemarah pucat dan tidak jelas.
  • Bagian perut berwarna putih
  • Dagu berwarna putih.
  • Jika perut distriping tidak menerbitkan cairan.

2. Pemijahan Benih Ikan Mujair

Tahap selanjutnya dalam budidayabikan mujair ialah melakukan pemijahan supaya indukan bisa menghasilkan embrio yang lantas akan di tebar laksana dalam teknik budidaya ikan cupang halfmoon . Pemijahan dilaksanakan didalam empang yang terpisah. Berikut langkah lengkapnya :

  • Buat kolah dengan ukuran 3×4 meter serta kedalaman 60 cm.
  • Masukkan lumpur halus pada unsur dasar kolam supaya ikan mujair dapat membuat sqrang dengan mudah.
  • Saat empang benar benar sudah siap masukkan indukan jantan dn betina kedalam empang dengan komparasi 3:2.
  • Saat proses pembuahan terjadi, induk betina akan mengoleksi dan mengawal sel telur didalam mulutnya. Hingga masa inkubasi sampau telur menetas.
  • Inkubasi dilangsungkan selama 3-5 hari dan lantas setelahnya telur bakal menetas dan menjadi larva.
  • Setelah larva ikan berumur 2 minggu, maka sudah dapat dilepas dari induknya supaya dapat mencari santap sendiri.

3. Pembuatan Kolam Terpal

Di samping lebih praktis budidaya ikan mujair di empang terpat seperti teknik budidaya ikan gabus di empang tanah sangat mudah pun akan menghemat biaya. Untuk menciptakan sebuah empang terpal dengan ukuran 50x50x100 m2 kamu hanya membetukan beberpa eksemplar terpal dan kayu atau bambu.

Artikel Terkait:  √Pengertian dan Fungsi Budidaya Ikan Konsumsi

Berikut langkah dan teknik budidaya ikan mujair di empang terpal:

  • Ukuran empang terpal dapat disesuikan dengan keperluan dan luas lahan yang kamu miliki.
  • Pilih terpal plastik yang tebal sampai-sampai dapat digunakan dalam masa-masa yang lama.
  • Bentuk empang persegi panjang, dengan masing-masing sudutnya di beri kayu yang powerful sebagai peyangga supaya kolam tidak roboh.
  • Saat empang selesai diciptakan jangan langsung di isi air, biarkan empang kering sekitar 2-3 minggu.
  • Setelahnya kerjakan pengapuran dan diamkan sekitar 3-4 minggu.
  • Baru setelahnya kamu dapat memenuhi air 3/4 unsur dari tinggi kolam.
  • Biarkan sekitar satu minggu baru kemudian kamu dapat mulai menebarkan embrio ikan mujair.

4. Menebar Bibit Ikan Mujair Ke Kolam

Setelah empang terpal selesai diciptakan dan siap diisi. Maka langkah budidaya ikan mujair sama seperti teknik budidaya ikan air tawar cepat panen selanjutnya ialah menebarkan embrio ikan kedalam kolam. Lakukan penebaran embrio saat senja hari dengan kepadatan 400-500 populasi untuk empang berukuran 50x50x100 cm.

Pada sejumlah hari mula kemungkinana bakal ada sejumlah benih ikan yang mati. Namun, kamu tidak perlu cemas jika embrio yang mati melulu 3-4 ekor saja perharinya. Namun andai melebihi jumlah itu ada baikknya kamu segera mengerjakan tindakan.


5. Pemberian Pakan

Saat embrio mulai berada dalam kolam, untuk mendukung kehidupannya tentu diperlukan makanan. Oleh karenannya pemberian pakan mesti dilaksanakan secara berkala. Agar lebih efektif lakukan teknik dibawah ini :

  • Berikan pakan padat berupa pelet dengan kandungan 28% protein, 30% lemak dan 15% karbohidrat.
  • Pemberian pakan mesti dilaksanakan secara rutin sejumlah 3 kali dalam sehari.
  • Yaitu pada masa-masa pagi hari, siang dan senja hari.
  • Dalam sekali pemberian pakan guna populasi 400-500 ekor embrio berikan 1-2 kg pakan pelet.
  • Naikkan fokus pakan ketika ukuran ikan mulai membesar.
  • Berikan tumbuhan eceng gondok supaya kondisi empang menjadi lebih sejuk. Selain tersebut eceng gondok pun bisa bermanfaat sebagi makanan tambahan untuk ikan mujair.

6. Pergantian Air Kolam

Untuk menghindari penyakit yang dapat menjangkiti ikan mujair kamu maka kesucian kolam mesti diperhatikan. Salah satu teknik oaling efektif adalh dengan mengerjakan penggantian air secara berkala. Lakukan peergantian air empang setiap 2-3 minggu sekali.

Artikel Terkait:  √Cara Budidaya Ikan Lele Di Kolam Tanah

Dengan mengerjakan pergantian air secara teratur maka kamu akan mencuci sisa saldo makanan yang menumpuk. Dengan begitu maka resiko munculnya penyakit pada ikan mujair bisa diminimalkan.


7. Ikan Mujair Siap Di Panen

Ikan mujair bakal siap dipanen ketika berumur 4-5 bulan sesudah ditebar. Ikan dengan kualitas baik dan segar bakal mempunyai harga jual yang tinggi. Tentunya teknik panen mesti dilaksanakan dengan tepat. Berikut

Cara panen ikan mujair dapat dilaksanakan seperti inilah ini :

  • Saat bakal melalukan panen berikan pakan terlebih dahuly guna menambah mutu ikan.
  • Kemudian kurangi volume air secara perlahan lahan guna menghindari ikan menjadi stres.
  • Saat volume air mulai berkurang maka kamu dapt memanen ikan dengan teknik menjaringnya.
  • Kemudian letakkan hasil panen pada wadah duit bersih.
  • Anda dapat menggunakan wadah plastik yang dipenuhi air bersih.
  • Berikan ekstra oksigen supaya ikan bisa bertahan hidup dan tetap segar.

7 teknik budidaya ikan mujair di empang terpal paling gampang dan menguntungkan pasti dapat menyebabkan pundi pundi rupiah untuk anda. Bagi itu kamu harus menekuninya dengan sungguh sungguh. Budidaya ikan mujair dapat menjadi di antara bisnis yang akan dapat menambah penghasilan untuk keluarga anda. Selamat mencoba, semoga tulisan ini bermanfaat.


Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perikanan Dengan Materi 7 Cara Budidaya Ikan Mujair Di Kolam Terpal Wajib Diketahui

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Kucing. Terima Kasih …!!!


Baca Juga :