√Cara Menanam Bonsai

Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Menanam Bonsai, berikut penjelasannya:

Cara-Menanam-Bonsai-di-Pot

Bonsai pada dasarnya adalah teknik yang digunakan untuk membuat tanaman lebih menarik, sehingga banyak orang lebih menyukainya. Bonsai ini adalah salah satu tanaman yang relatif mahal dan salah satu cara untuk menghasilkan potensi bisnis dari tanaman hias itu sendiri.

Selain itu, bonsai tidak terbatas pada satu jenis kelompok saja. Tetapi bisa digunakan untuk semua jenis tanaman dengan umur panjang. Biasanya tanaman bonsai ini adalah tanaman yang menggunakan pohon, tetapi beberapa tanaman lain juga dapat dibuat dari bonsai. Pada dasarnya, tanaman apa pun bisa dibuat dari bonsai, tetapi untuk menjadikannya tanaman hias Anda perlu kesabaran dan kerja keras. Oleh karena itu, untuk mengetahui bagaimana melakukan teknik bonsai pada tanaman itu sendiri, uraian di bawah ini dapat dijelaskan.


1. Pemilihan Benih

Pada dasarnya, bonsai atau biji yang akan digunakan untuk membuat bonsai ini dapat dilakukan secara langsung dengan memilih tanaman yang akan digunakan sebagai bonsai. Misalnya, harus ada cabang, bonsai ini harus mendapat perlakuan khusus, seperti melukai, memotong dan membuat, sedemikian rupa sehingga menjadi tanaman bonsai. Selain itu, teknik membuat biji dari bonsai itu sendiri ditanam menggunakan bibit terbuka di alam, transplantasi yang membutuhkan teknik, transplantasi dan bongkahan tanaman yang dapat bertahan dan muncul.


2. Bibit Bonsai

Mendapatkan bibit bonsai bisa dilakukan dengan cara menabur, yang bisa dilakukan sendiri. Meski dianggap tidak efektif, proses menabur membutuhkan waktu yang relatif lama.


3. Media tanam

Bonsai ditanam dalam pot kecil, sehingga media tanam yang digunakan untuk menanam bonsai sangat terbatas. Ini membuat bonsai sulit dipelihara dan sensitif terhadap air yang disuplai. Oleh karena itu, media tanam yang digunakan akan dipilih sedemikian rupa sehingga nutrisi dan air dapat dimasukkan dengan benar ke dalam bonsai. Media tanam yang dapat Anda gunakan meliputi:

Artikel Terkait:  √Teknik Menanam Kentang
  1. Pasir: Karena sifat dari pengiriman air yang mudah, itu mencegah air dari tersisa di pot terlalu lama. Ini juga memungkinkan udara masuk dengan mudah ke media tumbuh.
  2. Tanah: Biasanya yang digunakan adalah tanah hitam atau coklat tua dan tanah merah.
  3. Tanah lapisan atas: Biasanya, daun atau ranting yang mengalami proses pelapukan alami pada interval yang cukup lama digunakan.
  4. Pupuk organik: pupuk klor yang dimasak biasanya digunakan, warnanya cokelat tua atau hitam dan tidak berbau.

4. Teknik Penanam Bonsai

Ada tiga teknik untuk menanam bonsai: menekan, mencangkok dan mpembuatan okulasi. Membuat bibit tanaman bonsai itu sendiri dapat dilakukan dengan memotong dan mencangkok, yang akan menghasilkan tanaman baru yang diklasifikasikan dalam periode yang relatif singkat (1-2 bulan).

Grafting juga cukup panjang dan memakan waktu sekitar satu tahun. Potongan yang digunakan untuk bonsai umumnya potongan halus, potongan keras dan potongan daun. Selain pengangkatan kulit yang mudah selama proses transplantasi, pilihlah cabang dengan ukuran pensil atau ibu jari.

Cara menanam bonsai dengan teknologi transplantasi:

  • Cabang kulitnya menjadi lebar sekitar 3-5 cm.
  • Mengeruk getah dengan kain kering.
  • Biarkan selama 3-4 hari.
  • Tutupi luka dengan lumut yang sebelumnya lembab atau campuran tanah dan pupuk organik dalam perbandingan 1: 1.
  • Bungkus tanah berlumut dengan beberapa lembar plastik dan ikat ke setiap ujung kain.
  • Kemudian plastik tersebut dibor dengan jarum agar udara bisa ditukar dengan plastik.

5. Menanam Bonsai

Pertama, proses memilih bonsai dan memindahkannya ke pot dilakukan berdasarkan tanaman dengan batang yang kuat. Kemudian gunakan kabel untuk membentuk tanaman yang diinginkan. Periksa cabang dan cabang yang tumbuh pada tanaman secara teratur.

Cara menanam bonsai untuk pemula adalah memilih tanah itu sendiri. Bagaimana Anda bisa menahan pertumbuhan batang, ranting dan ranting, mulai dari media tanam itu sendiri? Pilih tanah dengan sedikit tanah lapisan atas dan jaga kelembaban tanah tetap stabil.

Cara menanam bonsai:

  1. Silakan pilih pot untuk ditanam bonsai.
  2. Suplemen media tanam. Bonsai mengikuti kondisi tanah dunia nyata, sehingga lapisan atas tidak melebihi 35 cm dan kaya akan humus yang subur. Lapisan kedua adalah lapisan yang memungkinkan air mengalir ke air tanah. Lapisan ketiga membentuk batu dan lapisan keempat adalah lapisan yang menyerap air.
  3. Lindungi isi pot. Pasir, kerikil dan tanah dengan serangga sangat berbahaya bagi tanaman bonsai. Oleh karena itu, perlu membersihkan isi pot, menghindari serangan serangga, yang menghambat proses pertumbuhan tanaman itu sendiri.
Artikel Terkait:  √Cara Menanam Kelengkeng

6. Teknik Pembentukan Bonsai

Proses pembentukan tanaman adalah proses mempertahankan struktur tanaman untuk membentuk kembali tanaman di alam liar, sebagai berikut:

Langkah pertama adalah membentuk kerangka dasar ovarium bonsai. Dengan hati-hati, tanaman bonsai siap melakukan proses pembentukan kerangka dasar. Tumbuhan yang sebelumnya telah mengalami transplantasi dan memasuki proses penyembuhan. Batangnya kuat, tidak bisa lagi bergerak, dan telah mencapai ketinggian yang diharapkan.
Langkah kedua adalah membentuk dan menyesuaikan arah. Membentuk dan menyesuaikan arah bonsai adalah proses yang cukup panjang. Oleh karena itu, kita membutuhkan media bantu, seperti kawat, untuk mempertahankan proses cabang yang akan dibentuk. Kabel yang biasa digunakan adalah kabel kuningan dengan diameter disesuaikan dengan cabang.


7. Pemeliharaan tanaman bonsai

Setelah penanaman, sirami bonsai dan tanah dengan sprayer lembut. Air yang digunakan harus bersih, bebas lumpur dan segar. Jika air keluar dari saluran, hentikan proses penyiraman. Simpan bonsai di lokasi yang tidak terkena banyak angin, naungan, dan gangguan eksternal lainnya.


8. Penyempurnaan Tanaman Bonsai

Pada dasarnya, tidak semuanya bisa dibuat bonsai, jadi tanaman yang bisa dibuat bonsai adalah tanaman beringin, jeruk dan delima. Proses melengkapi bonsai adalah proses menata cabang dan daun agar terlihat seimbang dan menarik. Proses ini dilakukan dengan menentukan titik pertumbuhan dan memotong bonsai. Proses pemangkasan biasanya memotong cabang atau ranting yang tumbuh sedekat mungkin dengan ujung, sehingga luka ditutup dengan cara yang sehat.


Kriteria untuk tanaman yang bisa dibuat menjadi bonsai

Bonsai adalah istilah tanaman yang dapat digunakan untuk tanaman bonsai. Secara umum, bonsai itu sendiri adalah tanaman dari alam atau berkembang biak, baik menggunakan biji, cangkokan, stek atau entena. Apa pun asalnya, bonsai yang dijadwalkan harus memiliki karakteristik yang diperlukan untuk tanaman bonsai. Jika Anda memiliki karakteristik tanaman itu sendiri, dapat digunakan untuk mengklasifikasikan tanaman sebagai bonsai yang sempurna. Secara umum, tanaman yang dapat dibuat dari bonsai adalah jenis tanaman dengan karakteristik sebagai berikut:

Artikel Terkait:  √Teknik Budidaya Karet

1. Tanaman Dikotil

Ini juga disebut tanaman dikotil atau tanaman benih ganda, yang biasanya memiliki batang keras dan berulang. Jenis dan tipe ini sangat ideal untuk tanaman bonsai. Jika tanaman itu jenis monokotil (semak, kelapa, bambu, dan semak), Anda bisa menjadikannya sebagai bonsai, tetapi bonsai itu akan melambat, atau umumnya disebut bonsai sejati.


2. Umur panjang

Dalam jangka panjang, tanaman bonsai pada dasarnya adalah tanaman artistik dan terus tumbuh, jadi bonsai adalah tanaman yang dapat bertahan puluhan tahun jika Anda membutuhkannya.


3. Tanaman yang kuat

Tujuan dari ini adalah bahwa tanaman bonsai adalah tanaman yang dapat bertahan dari hujan dan panas. Selain itu, karena tanaman ini hanya menggunakan tanaman pot, mereka dapat menahan kondisi lahan kecil untuk penanaman. Selain itu, sebagai bonsai, diharapkan bonsai akan berumur panjang, bahkan jika hanya sedikit makanan dari luar yang tumbuh, karena akar dan batangnya tergolong tumbuh terbatas.


4. Bentuk cantik alami

Pohon yang biasa dipanen adalah tanaman dengan pesona sejak awal, berdasarkan buah Maupun dari daun, bunga, batang, akar, tanaman bonsai. Karena itu, jika Anda merawat tanaman yang perlu merawat bonsai, keindahan tanaman akan lebih terlihat dan sempurna.


5. Resistensi terhadap penyembuhan

Karena kantor pusat Pem, pabrik harus memiliki kemampuan tanaman untuk melawan gangguan eksternal. Pohon membutuhkan keterampilan yang berbeda dari tanaman lain. Kawat pilin yang dipangkas untuk mendapatkan bentuk sempurna dari tanaman bonsai itu sendiri. Secara umum, tanaman yang biasa digunakan untuk membonsai adalah azalea, jeruk, dan beringin.


Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perkebunan Dengan Materi 8 Cara Menanam Bonsai di Pot, Mudah dan Sederhana

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Tanaman . Terima Kasih …!!!


Baca Juga :