Cara Ternak Burung Lovebird: Panduan Lengkap agar Bertelur Banyak dan Menetas Semua

Peternakan3 Views

Burung lovebird atau yang sering disebut labet merupakan salah satu jenis burung paruh bengkok yang populer di Indonesia. Dikenal karena warna bulunya yang mencolok, suara kicauannya yang unik, serta sifatnya yang mudah dijinakkan, burung ini menjadi primadona bagi pecinta burung hias maupun peternak pemula. Dalam dunia peternakan burung, lovebird juga tergolong mudah diternakkan asalkan memenuhi beberapa syarat dasar. Artikel ini akan membahas cara ternak burung lovebird secara lengkap dan mendalam, mulai dari penjodohan, pemilihan indukan, hingga tips agar lovebird bertelur banyak dan menetas semua.

Menyiapkan Pasangan Lovebird yang Ideal

Langkah pertama dalam beternak lovebird adalah memilih pasangan yang siap dikembangbiakkan. Ciri-ciri lovebird yang sudah jodoh biasanya terlihat dari sikap saling menyuapi, berdempetan terus-menerus, serta tidur berdekatan. Untuk mendapatkan hasil maksimal, pilih indukan yang sehat, aktif, dan berumur antara 8–12 bulan.

Pemilihan indukan sangat penting karena kualitas genetik akan memengaruhi produktivitas dan kesehatan anakan. Cara menjodohkan lovebird dari anakan membutuhkan kesabaran karena belum tentu semua pasangan akan cocok. Jika lovebird menunjukkan sikap agresif atau tidak saling mendekat, segera pisahkan dan coba pasangan lain.

Perlengkapan Kandang dan Posisi Glodok yang Benar

Kandang lovebird bisa berbentuk sangkar gantung atau kandang battery. Ukuran ideal untuk sepasang lovebird adalah 40x40x60 cm. Pastikan kandang memiliki ventilasi baik dan mudah dibersihkan.

Salah satu komponen penting adalah glodok, yaitu tempat sarang untuk bertelur dan mengerami. Posisi glodok lovebird yang benar adalah sejajar dengan tempat makan dan minum, serta sedikit lebih tinggi dari dasar kandang. Ini membuat lovebird merasa aman dan nyaman saat bertelur.

Jenis glodok yang baik adalah dari kayu yang tidak berbau, seperti jati atau mahoni, dan berukuran sekitar 15x15x25 cm. Tambahkan serutan kayu atau daun cemara kering di dalamnya sebagai alas sarang.

Cara Ternak Lovebird agar Cepat Bertelur

Setelah pasangan jodoh terbentuk dan kandang siap, tahap berikutnya adalah memacu agar lovebird cepat kawin dan bertelur. Salah satu faktor penting adalah sinar matahari. Namun, dalam sistem ternak lovebird tanpa sinar matahari langsung, pencahayaan buatan selama 10–12 jam per hari bisa membantu menggantikan fungsi cahaya alami.

Makanan lovebird biar cepat bertelur harus bergizi tinggi dan bervariasi. Berikan campuran biji-bijian seperti milet putih, biji kenari, dan kwaci, ditambah buah dan sayur seperti jagung muda, kangkung, dan apel. Tambahkan juga pakan tambahan berupa telur puyuh rebus dan tulang sotong untuk kalsium.

Untuk mempercepat proses bertelur, gunakan vitamin lovebird agar cepat kawin dan bertelur yang tersedia di pasaran. Produk seperti BirdVit atau EBOD Breeding mengandung multivitamin dan mineral lengkap untuk mendukung produktivitas reproduksi.

Tips Agar Lovebird Bertelur Banyak dan Menetas Semua

Agar lovebird bertelur banyak dan menetas semua, diperlukan manajemen pemeliharaan yang baik. Salah satu kunci keberhasilan adalah kestabilan suhu dan kelembapan kandang. Jaga suhu sekitar 27–30°C dan pastikan kandang tidak terkena angin langsung.

Selain itu, penting untuk menghindari gangguan selama masa pengeraman. Jangan terlalu sering membuka glodok karena bisa membuat indukan stres dan meninggalkan telur.

Ciri-ciri lovebird mau bertelur bisa dilihat dari perubahan perilaku betina, seperti sering berada di dalam glodok, membawa bahan sarang, dan mulai menunjukkan agresi terhadap jantan.

Berapa lama telur burung lovebird menetas? Umumnya, telur akan menetas dalam waktu 21–23 hari setelah pengeraman pertama dimulai. Dalam satu periode, lovebird bisa menghasilkan 4–6 butir telur. Agar semua menetas, pastikan pakan bergizi dan lingkungan kandang steril dari bakteri.

Budidaya Burung Lovebird Sistem Koloni

Selain ternak per pasangan, ada juga metode beternak lovebird secara koloni. Sistem ini melibatkan beberapa pasang lovebird dalam satu kandang besar, dilengkapi banyak glodok.

Tips ternak lovebird koloni antara lain:

  • Sediakan minimal satu glodok untuk tiap pasangan
  • Pisahkan lovebird yang agresif
  • Pantau indukan yang produktif dan lakukan seleksi berkala

Keuntungan sistem koloni adalah efisiensi ruang dan peningkatan produktivitas. Namun, risiko perkelahian dan perebutan sarang juga lebih tinggi.

Mengatasi Permasalahan Saat Ternak Lovebird

Beberapa kendala yang sering ditemui antara lain:

  • Indukan lovebird macet produksi: Bisa disebabkan stres, kekurangan nutrisi, atau faktor usia.
  • Telur tidak menetas: Penyebabnya bisa karena infertilitas jantan, suhu yang terlalu dingin, atau kelembapan rendah.
  • Anakan mati setelah menetas: Umumnya karena pakan induk tidak mencukupi atau serangan bakteri.

Cara agar lovebird cepat bertelur lagi setelah menetas adalah dengan memberi waktu istirahat sekitar 2 minggu dan memberikan pakan tinggi protein seperti telur rebus, sayuran segar, dan suplemen.

Tahapan Perawatan Anakan Lovebird

Setelah telur menetas, perhatikan apakah induk merawat anaknya dengan baik. Anakan lovebird biasanya mulai makan sendiri pada umur 30–35 hari. Saat itulah mereka bisa dipisahkan dari induk.

Cara mengambil anakan lovebird dari glodok sebaiknya dilakukan saat anakan sudah mulai tumbuh bulu. Gunakan tangan bersih dan tenang agar tidak membuat stres.

Umur berapa anakan lovebird keluar dari glodok? Rata-rata di usia 6 minggu atau sekitar 45 hari. Setelah itu, mereka bisa dipindahkan ke kandang pembesaran dan diberi pakan khusus untuk anakan.

Vitamin dan Suplemen untuk Ternak Lovebird

Vitamin yang bagus untuk ternak lovebird tidak hanya mempercepat bertelur, tetapi juga meningkatkan kualitas sperma jantan dan daya tetas telur. Beberapa merek yang umum digunakan peternak antara lain:

  • BirdVit
  • VitaBird
  • Super N
  • EBOD Breeding

Suplemen ini biasanya diteteskan ke air minum atau dicampur dalam pakan. Konsultasikan dosis dengan peternak berpengalaman atau toko burung terpercaya.

Rahasia Sukses Beternak Lovebird

Cara ternak burung lovebird yang baik dan benar melibatkan proses panjang dari pemilihan indukan, penjodohan, perawatan kandang, pemberian pakan, hingga pengelolaan pasca menetas. Agar lovebird bertelur banyak dan menetas semua, diperlukan kesabaran, perhatian detail, dan pemahaman mendalam terhadap siklus reproduksi burung ini.

Dengan manajemen yang tepat dan pemeliharaan rutin, ternak lovebird bisa menjadi ladang usaha yang menjanjikan baik bagi pemula maupun peternak profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *