√Jenis Ikan Pemakan Lumut

Selamat Datang di Web Rumah Budidaya, tempat beragam macam budidaya yang akan disajikan dalam web ini secara rinci dan detail. Dibawah ini saya akan membahas materi tentang Ikan Pemakan Lumut, berikut penjelasannya:

Ikan Pemakan Lumut
Ikan Pemakan Lumut

Ketika banyak melihat akuarium yang penuh lumut, itu bisa sangat mengganggu keindahannya. Tapi jangan khawatir, karena ada banyak ikan yang memakan lumut yang bisa Anda tambahkan ke akuarium Anda. Metode ini adalah cara paling efektif untuk membersihkan akuarium dari lumut dan kotoran. Pembersihan manual menghabiskan waktu dan menghabiskan energi. Tidak semua ikan dapat membersihkan akuarium dari lumut, hanya pembersih kaca dan kotoran akuarium.


Jenis Ikan Pemakan Lumut

Yuk Simak beberapa jenis ikan pembersih lumut, yaitu sebagai berikut:


1. Ikan Molly

Ikan Molly

Molly Fish memiliki sphenop poecilia Latin. Ikan ini dapat beradaptasi dengan angelfish, daging bebek, ekor pisau, tetra berukuran besar dan lele coridoras. Ikan berukuran 5-10 cm terkandung dalam ikan pemakan ganggang yang dianggap konsisten dan efektif untuk membersihkan ganggang di akuarium. Mereka akan mendorong ganggang yang ditemukan di bebatuan dan tanaman hidup.

Meskipun demikian, ikan ini tidak dapat digunakan sebagai minuman keras untuk membersihkan akuarium dari alga. Tetapi mereka mencari konsumen karena penampilan mereka yang menarik. Ikan ini lebih nyaman di akuarium yang dilengkapi dengan tanaman hidup dengan setidaknya 75 liter batu dan geng. kita dapat menjumpai ikan ini dipasaran dengan harga Rp. 5000.


2. Ikan Platy

Ikan Platy

Ikan platy sama dengan molly, hewan omnivora yang bisa memakan apa saja termasuk tanin, burung atau lumut. Tenang, tidak agresif, ikan ini juga dapat beradaptasi dengan berbagai spesies ikan hias lainnya, kecuali mereka adalah ikan cichlid. Mereka yang memiliki banyak minat dalam menjaga platipus di akuarium atau aquascape. Karena warna tubuh ikan platy itu indah dan unik. Platy dapat dijumpai di pasaran dengan harga Rp. 15.000.

Artikel Terkait:  √Perhatikan! Cara Beternak Budidaya Belut dalam Tong

3. Chinese Algae Eater

Chinese Algae Eater

Ikan CAE atau pemakan Chinesse Algae Eater juga dikenal sebagai  lemon Algae Eater karena warna ikan yang dimakan lumut ini kuning seperti lemon. Ikan ini banyak ditemukan pada sayuran atau ikan herbivora yang memakan lumut atau alga. hanya dengan harga RP 10.000 kalian dapat mendapatkan ikan CAE ini. Ikan-ikan ini hanya makan lumut ketika masih kecil, bahkan CAE ini bisa sangat efektif untuk membersihkan lumut.

Tetapi ketika ikan ini tumbuh, ia agresif, yang dapat berhenti memakan lumut dan mengganggu ikan lainnya. Jadi pisahkan ikan CAE Anda dari ikan lain. Jika berada di akuarium, ukuran ikan CAE hanya 10-15 cm, tetapi di alam liar, ukuran ikan CAE ini mencapai 25 cm.


4. Otocinclus Affinis

Otocinclus Affinis

Nama lain untuk Otocinclus Affinis adalah pengisap oto atau katai, dan nama Latinnya adalah otocinclus sp. Ikan ini termasuk dalam ikan yang cinta damai, sehingga mereka dapat hidup dengan berbagai ikan hias akuarium lainnya. Ikan kecil 5 cm ini sangat sulit dirawat. Meski berukuran kecil, ikan ini adalah lada cayenne kecil, tetapi barang dari ikan ini bisa memakan ganggang dalam jumlah yang cukup besar. Jika stok alga di akuarium sepertinya sudah menyusut, Anda harus bisa segera menambahkan tanaman lain, seperti labu.

Oleh karena itu, ikan ini dapat dengan cermat membersihkan akuarium dari tanah yang membandel dan hidup di dalamnya. Tentu saja, ikan ini sangat dianjurkan sebagai pembersih akuarium. Ganggang favorit ikan adalah ganggang hijau dan coklat berlumut. Ikan ini lebih nyaman berada di akuarium lebih dari 115 liter yang dilengkapi dengan kayu apung dan nuansa daun. Ksatria ikan ini menyimpan lebih dari 5 Otocinclus Affinis dalam kelompok. Harga ikan ini lumayan mahal kita jumpai di pasar yaitu sekitar RP. 30.000.


5. Siamese Algae Eater

Siamese Algae Eater

Siamese Algae Eater atau SAE fish memiliki nama lain untuk timun batu dan memiliki nama Latin crossocheilus oblongus. Ikan ini adalah ikan yang sangat populer digunakan di akuarium ikan sebagai pembersih ikan dan pemakan ganggang dan kotoran lainnya. dengan harga RP 6000 Ikan SAE termasuk dalam ikan yang tidak rumit, dan selain memakan ganggang, ksatria dapat makan makanan lain, seperti sayuran dan protein, dan bahkan memakan cacing yang dapat mengganggu kesehatan ikan.

Artikel Terkait:  √Cara Pembenihan Ikan Gurame

Ikan ini juga dapat hidup selaras dengan ikan hias kecil lainnya seperti tetra, barb, placo dan corydora. Ukuran SAE ini bisa mencapai 15-16 cm dengan garis horizontal hitam dari insang ke ekor. Motif matahari ini di tubuhnya menghilang dengan sendirinya ketika ada sesuatu yang mengganggu ikan, sehingga kehadirannya bisa disamarkan. Motif ikan Roy ini sering dikacaukan dengan Siamese Flying Fox dan False Siamese.


6. Siamese Flying Fox

Siamese Flying Fox

Nama lain, Siamese Flying Fox, adalah batang silimang, dan nama Latinnya adalah epalzeorhynchos kalopterus. Ikan ini hidup di air tawar dan merupakan bagian dari Cyprinidae alias ikan mas yang ditemukan di daerah tropis seperti Asia Tenggara. Ikan dengan penampilan menarik ini sangat mudah dirawat. Kenapa ikan ini bisa makan ganggang dari berbagai sumber seperti gelas, hiasan, tanaman dan sisa makanan.

Ikan ini juga dapat hidup dalam harmoni dengan ikan lain, dengan pengecualian hiu ekor merah yang lebih nyaman di akuarium dengan kapasitas minimum 75 liter. Hanya dengan Rp 7.500 kalian sudah bisa mendapatkannya.


7. Bristlenose Plecos

Bristlenose Plecos

Bristlenose Plecos memiliki nama yang berbeda dari bulu hidung pleco, bristlenose catfish, lele bushynose, dan nama latin Ancistrus Temminckii atau Ancistrus sp. Di Indonesia, ikan Iki disebut ikan sapu. Ikan ini terkenal dengan ikan pemakan ganggang, ganggang dan debu dalam jumlah besar, dan Anda perlu menambahkan biji ganggang untuk benar-benar memenuhi kebutuhan makanan Anda. Karena itu, pengolahan ikan tidak terlalu rumit. Jika ikan sudah tua, warna ikan sepanjang 15 cm akan membaik.

Sifat ikan ini sangat beragam, ada yang aktif dan ada pula yang pasif. Jangan gunakan ikan ini dengan ikan kecil alami yang sensitif terhadap lingkungan. Tetapi ikan ini dapat dikombinasikan dengan ikan besar dan agresif. Lumayan untuk membeli satu ekor ini kalian harus mengeluarkan uang sebesar Rp 30.000.


8. Brushmouth

Brushmouth

Ikan brushmouth termasuk dalam jenis ikan pleco atau ikan sapu dengan bahasa Latin hypostemus plecotomus. Brushmouth tidak agresif tetapi sangat efektif menghilangkan lumut Green Spot. Tidak hanya ikan pemakan lumut dengan temperamen rendah, ikan ini memiliki kehidupan yang melekat pada kaca, tanaman, atau makhluk air yang bersisik keras. Ikan ini sangat mudah ditemukan di Indonesia. Harganya hanya Rp 5000.

Artikel Terkait:  √Cara Budidaya Lele Media Di Kolam Terpal

9. Twig Catfish

Twig Catfish

Twig catfish adalah nama lain dari catfish catfish dan nama latin farlowella acus.  Ikan-ikan ini lebih nyaman di akuarium, di mana mereka memiliki lebih banyak tempat tinggal dan tidak suka kondisi air yang tidak konsisten. Tapi ikan ini juga tidak keberatan tinggal di akuarium kecil. Ikan ini menyukai semua jenis ganggang. Namun, nutrisi harus menyediakan tidak hanya ganggang, tetapi juga suplemen lain, seperti spirulina atau tablet alga, 2-3 kali seminggu.

Ukuran ikan ini bisa mencapai sekitar 20 cm, dengan tubuh berwarna coklat ramping, terkadang berhasil menyamarkan keberadaannya. Ikan ini dapat hidup berdampingan dengan ikan lain yang cenderung jinak, seperti tetra, hatchetfish, rasbora, dan ikan pensil. Jangan gabungkan mereka dengan duri dan cicled fish. ikan ini dijual dengan harga Rp. 15.000.


10. Corydoras

Corydoras

Sepertinya ikan ini yang paling mahal diantara 10 rekomendasi penulis di atas, yaitu sebesar Rp. 45.000. Corydoras adalah ikan pemakan lumut dan masih memiliki ikan lele (subfamili Coradinae). Dalam bahasa Yunani Corydiras, Cory berarti helm dan doras berarti kulit. Habitat asli ikan ini ada di Amerika Selatan. Ikan ini hanya berukuran 120 mm, sehingga Anda juga bisa hidup di akuarium dengan memakan lumut, ganggang, dan sisa ikan lain di bagian bawah akuarium. Karena itu Corydoras sangat cocok untuk digunakan sebagai ikan pembersih akuarium. Dengan karakter yang tenang, ikan ini dapat hidup berdampingan dengan berbagai jenis ikan hias dan tidak saling mengganggu.


Sekian Materi Pada Hari Ini Mengenai Budidaya Perikanan Dengan Materi 10 Jenis Ikan Pemakan Lumut Beserta Harganya

Semoga Apa yang Disampaikan Bermanfaat Buat Para Pecinta Ikan. Terima Kasih …!!!


Baca Juga :