Rumput Jepang menjadi salah satu pilihan utama dalam dunia pertamanan karena tampilannya yang rapi, berdaun halus, dan mampu memberikan nuansa asri. Baik di halaman rumah, taman kota, maupun pemakaman, rumput ini memberikan kesan tertata dan sejuk. Namun, rumput Jepang juga dikenal cukup rewel jika tidak dirawat dengan tepat, apalagi saat baru ditanam. Oleh karena itu, penting untuk memahami cara merawat rumput Jepang yang baru agar cepat tumbuh subur dan tidak mengering.
Mengenal Rumput Jepang dan Keunggulannya

Rumput Jepang (Zoysia japonica) memiliki ciri khas daun kecil yang runcing dan tumbuh rapat. Warna hijaunya pekat dan ketika sudah tumbuh sempurna, rumput ini membentuk permukaan seperti karpet alami. Rumput ini kerap digunakan sebagai elemen estetika di taman perumahan, perkantoran, bahkan untuk pemakaman.
Meskipun disebut “rumput Jepang”, tanaman ini banyak dibudidayakan di Indonesia dan sangat cocok dengan iklim tropis. Yang membedakan rumput Jepang dengan rumput jenis lain seperti gajah mini adalah tekstur daunnya yang lebih rapat dan pertumbuhan vertikal yang membuat tampilannya selalu presisi.
Cara Menanam Rumput Jepang yang Benar
Menanam rumput Jepang memerlukan proses persiapan yang matang, khususnya dalam pengolahan lahan. Langkah awal adalah membersihkan area dari gulma dan batu. Setelah itu, tanah digemburkan dan diratakan agar air tidak menggenang.
Cara tanam rumput Jepang yang ideal dilakukan dengan metode stek potong kecil, lalu ditanam rapat-rapat di atas tanah yang telah diberi campuran pupuk kandang atau kompos matang. Setelah ditanam, tekan pelan-pelan rumput agar merekat sempurna ke tanah. Lakukan penyiraman secukupnya hingga tanah cukup lembap.
Untuk area pemakaman, cara menanam rumput Jepang di makam harus dilakukan lebih hati-hati. Tanah harus benar-benar diratakan dan pastikan tidak ada tumpukan material keras yang bisa mengganggu pertumbuhan akar. Selain itu, pastikan pemeliharaan dilakukan rutin agar rumput tetap subur di lingkungan terbuka.
Tahapan Awal Perawatan Rumput Jepang yang Baru

Setelah penanaman, tahap paling krusial adalah 2–3 minggu pertama. Rumput harus mendapatkan cukup air setiap hari, tetapi hindari genangan air karena akar bisa membusuk. Selama masa ini, hindari aktivitas di atas area rumput agar proses adaptasi berlangsung sempurna.
Gunakan pupuk rumput Jepang dalam dosis ringan seminggu setelah tanam. Pupuk organik cair atau pupuk NPK 16-16-16 bisa menjadi pilihan awal untuk merangsang pertumbuhan akar dan daun. Penyemprotan dilakukan pagi hari atau sore saat sinar matahari tidak terlalu terik.
Pupuk yang Cocok untuk Rumput Jepang
Pemberian pupuk untuk rumput Jepang harus disesuaikan dengan usia dan kondisi tanah. Pada fase awal, pupuk dengan kandungan nitrogen tinggi seperti urea bisa mempercepat pertumbuhan daun. Namun, penggunaan berlebih bisa menyebabkan daun cepat layu jika tidak diimbangi penyiraman yang cukup.
Untuk hasil optimal, kombinasikan pupuk organik dan anorganik. Gunakan pupuk kompos setiap bulan dan tambahkan pupuk NPK setiap 2–3 minggu. Pupuk rumput Jepang sebaiknya diberikan dalam bentuk larutan agar cepat diserap. Saat rumput mulai menghijau sempurna, kurangi dosis pupuk untuk menghindari ketergantungan dan pembakaran akar.
Perawatan Rutin agar Rumput Jepang Tetap Subur
Perawatan rumput Jepang tidak hanya soal penyiraman dan pemupukan. Ada beberapa aspek penting lain yang harus diperhatikan:
Penyiraman
Lakukan penyiraman dua kali sehari (pagi dan sore) pada musim kemarau. Jika hujan turun secara rutin, cukup siram sekali sehari atau saat rumput tampak kering.
Pemangkasan
Rumput Jepang harus rutin dipotong agar tidak tumbuh terlalu tinggi. Pemangkasan ideal dilakukan setiap 2 minggu sekali dengan gunting khusus atau mesin pemotong rumput agar hasilnya rata. Pemotongan juga merangsang pertumbuhan tunas baru.
Pengendalian Gulma
Gulma sangat mengganggu pertumbuhan rumput Jepang karena mengambil nutrisi dari tanah. Cabut gulma secara manual atau gunakan herbisida selektif jika pertumbuhan gulma sudah terlalu banyak.
Cara Merawat Rumput Jepang yang Kering atau Menguning
Rumput Jepang yang kekurangan air atau terlalu lama terpapar sinar matahari bisa berubah warna menjadi kuning atau kering. Cara merawat rumput Jepang yang kering dimulai dengan memastikan tanah cukup lembap. Jika perlu, tambahkan lapisan kompos tipis di atas rumput untuk menjaga kelembapan dan memperbaiki struktur tanah.
Hindari menginjak area yang kering agar akar tidak semakin rusak. Lakukan penyiraman dengan metode sprinkle agar air menyebar merata dan tidak merusak struktur permukaan rumput.
Jika rumput sudah rusak parah, lakukan penanaman ulang secara bertahap di bagian yang gundul. Berikan pupuk daun sebagai booster agar pemulihan lebih cepat.
Perbedaan dengan Perawatan Rumput Gajah Mini
Banyak orang keliru menyamakan rumput Jepang dengan rumput gajah mini. Padahal, keduanya berbeda secara struktur dan cara perawatan. Rumput gajah mini memiliki daun lebih lebar dan pertumbuhannya lebih horizontal, sehingga lebih tahan diinjak.
Cara merawat rumput gajah mini yang kering juga berbeda. Rumput ini butuh pencahayaan penuh dan pemangkasan lebih jarang. Namun tetap butuh pengairan teratur dan pemupukan, terutama jika ditanam di area yang rawan kekeringan.

Tantangan dalam Menanam Rumput Jepang
Salah satu tantangan terbesar adalah menjaga agar rumput tetap rapat dan tidak terserang jamur atau hama seperti ulat tanah. Drainase buruk juga bisa menyebabkan rumput cepat mati. Oleh karena itu, pastikan area tanam memiliki kemiringan sedikit agar air tidak menggenang.
Gunakan insektisida organik berbahan alami seperti neem oil atau campuran bawang putih dan cabai untuk mengatasi hama kecil. Cek kondisi rumput setiap minggu agar masalah bisa ditangani sejak dini.
Rahasia Taman Hijau dengan Rumput Jepang yang Sehat
Cara merawat rumput Jepang yang baru tidak bisa dilakukan asal-asalan. Mulai dari cara menanam rumput Jepang dengan teknik yang benar, pemilihan pupuk yang tepat, hingga penyiraman dan pemangkasan yang rutin, semua menjadi faktor penting dalam menciptakan taman yang hijau dan rapi.
Dengan perawatan yang konsisten dan pemahaman mendalam tentang kebutuhan rumput Jepang, Anda bisa menikmati keindahan permukaan hijau alami yang awet dan sehat dalam jangka panjang. Tak hanya mempercantik lingkungan, rumput Jepang juga memberikan nilai estetika tinggi bagi setiap sudut taman atau area publik.